PostgreSQL vs MySQL: Perbandingan Database Relational untuk Proyek 2026 | Ilmu Komputer

Illustrasi PostgreSQL vs MySQL

PostgreSQL vs MySQL — Mana yang Tepat?

Di tahun 2026, dua database relasional open-source paling populer adalah PostgreSQL dan MySQL (termasuk varian seperti MariaDB). Keduanya sama-sama tangguh, tapi memiliki karakteristik berbeda yang membuatnya cocok untuk use case yang berbeda pula.

Sejarah Singkat

  • MySQL — Dirilis 1995, dikembangkan MySQL AB, diakuisisi Sun Microsystems (2008), lalu Oracle (2010). Lisensi GPL/Proprietary. Varian komunitas: MariaDB.
  • PostgreSQL — Berawal dari proyek POSTGRES di UC Berkeley (1986). Dikembangkan oleh komunitas global. Lisensi MIT-style, benar-benar open-source tanpa afiliasi korporasi tunggal.

Perbandingan Fitur

FiturPostgreSQLMySQL
ACID Compliance✅ Penuh sejak awal✅ Dengan InnoDB
JSON Support✅ Native (binary JSON)✅ JSON (non-binary)
Full-Text Search✅ Built-in✅ Built-in (InnoDB)
GIS/Geospatial✅ PostGIS (sangat matang)✅ Spasial Extension
Concurrency✅ MVCC tanpa masalah✅ MVCC (InnoDB)
Replication✅ Streaming, Logical✅ Master-Slave, Group
Partial Indexes
Window Functions✅ Lengkap✅ Terbatas

Performa

MySQL unggul pada workload read-heavy sederhana (SELECT sederhana, INSERT). Ini karena arsitektur MySQL lebih ringan dan optimasi untuk web apps tradisional.

PostgreSQL unggul pada workload complex query, write-heavy, dan concurrent high traffic. PostgreSQL bisa menangani ribuan koneksi simultan dengan lebih stabil.

Kapan Pilih MySQL?

  • Aplikasi web tradisional (WordPress, Drupal, Magento)
  • Proyek dengan tim yang sudah familiar MySQL
  • Read-heavy workload dengan query sederhana
  • Butuh replikasi cepat (master-slave)

Kapan Pilih PostgreSQL?

  • Aplikasi dengan analitik kompleks dan banyak JOIN
  • GIS/geospatial (PostGIS adalah standar industri)
  • Data science dan machine learning
  • Butuh integritas data tinggi (finance, healthcare)
  • JSON document storage + relational hybrid

Kesimpulan

Tidak ada yang "lebih baik" secara absolut. MySQL lebih mudah dipelajari dan lebih cepat untuk use case sederhana. PostgreSQL lebih powerful untuk workload kompleks. Untuk proyek baru di 2026, PostgreSQL umumnya jadi pilihan utama karena fitur yang lebih lengkap tanpa biaya lisensi.

Iklan

Iklan
Iklan

Iklan
Iklan

Iklan
Iklan